Hai, MedForians!
Jumat (22/05/2026), Indonesia kembali menjalin kemitraan bersama beberapa perusahaan elektronik dan jasa asal Jepang, melalui Connext Japan B2B Session. Dalam sesi hari itu, Indonesia melalui wakilnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menyambut sejumlah delegasi yang mengunjungi kantor cabang BPBD tersebut.
Sinergi Inovasi dan Strategi Menghadapi Ancaman Multi-Bencana di Ibu Kota
Guna mewujudkan langkah nyata dalam peningkatan keselamatan publik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menggelar forum kolaboratif bertajuk "The Innovation Lab" bersama delegasi teknologi dari Jepang, termasuk Connect Japan, JVCKENWOOD, dan Japan People Trading.
Pertemuan yang berlangsung pada 22 Mei 2026 ini berfokus pada pertukaran pengalaman, studi kasus, serta penjajakan solusi teknologi mutakhir untuk memperkuat ketahanan Jakarta dalam menghadapi potensi bencana.
Melalui skema Jakarta Development Collaboration Network (JDCN), BPBD mengintegrasikan peran sektor swasta, akademisi, dan menempatkan petugas khusus di setiap kelurahan demi mempercepat koordinasi di lapangan.
Salah satu fokus utama dalam diskusi ini adalah optimalisasi sistem peringatan dini banjir yang berbasis pemantauan cuaca BMKG dan tinggi muka air di hulu.
BPBD DKI Jakarta menerapkan protokol diseminasi informasi bertingkat, mulai dari pemanfaatan media sosial pada empat level status Siaga. Selain sistem peringatan dini, pertemuan tersebut juga mengkaji penerapan teknologi praktis seperti lapisan film kaca termal untuk efisiensi ruang kerja operasional serta rencana modernisasi peralatan di pusat kendali data BPBD.
Dukungan dari Jepang
Dari delegasi Jepang diperkenalkan beberapa perangkat dan barang yang dapat dipergunakan untuk pencegahan bencana. Kolaborasi manajemen bencana antara Indonesia dan Jepang berfokus pada penguatan infrastruktur dan mitigasi risiko melalui dua solusi inovatif utama.
Pertama, JVCKenwood menghadirkan sistem komunikasi darurat P25 yang tangguh, mandiri, dan berbasis hybrid untuk mengatasi kelumpuhan jaringan seluler saat bencana, yang kini telah diadopsi oleh Kepolisian RI dan diproyeksikan menjadi percontohan di kawasan ASEAN serta Global South.
Kedua, Japan People Trading memperkenalkan Damada, produk kaca film pelindung multifungsi bersertifikasi resmi yang mampu menahan panas, menangkal UV, serta mencegah bahaya serpihan kaca saat gempa, badai, atau kebakaran. Keunggulan Damada yang mudah dipasang secara mandiri oleh orang awam menjadikannya solusi praktis yang potensial untuk memperkuat keselamatan di berbagai fasilitas publik, perkantoran, dan perumahan di seluruh wilayah Indonesia.
Delegasi Jepang juga disuguhkan presentasi dari BPBD DKI Jakarta terkait sejumlah demonstrasi penanggulangan bencana, seperti pemanfaatan perahu saat banjir, pertolongan medis, simulasi pencegahan kebakaran, dan lain sebagainya.



.jpg&w=3840&q=75)
