Terkait kabar pencabutan video peliputan penanganan banjir di Desa Lubuk Sidup, Kabupaten Aceh Tamiang, CNN Indonesia memberikan konfirmasi sekaligus klarifikasi resminya via Instagram, Kamis (18/12) kemarin malam.
Dalam pernyataan resminya, pihak CNN Indonesia membenarkan bahwa pihaknya telah menarik konten tersebut di berbagai sosial media, termasuk YouTube.
"Konten tersebut rentan disalahgunakan, sehingga berpotensi memicu framing dan mendiskreditkan pihak tertentu. Keputusan ini diambil tanpa tekanan dan merupakan sepenuhnya sikap redaksi," tulis pihak CNN Indonesia.
Meski demikian, CNN Indonesia menyebutkan bahwa pihaknya tetap terus memberitakan upaya penyaluran bantuan pada korban bencana di Sumatra.
Lihat postingan ini di Instagram
Dihapus di berbagai sosial media
Warganet sempat terkejut karena pada Rabu (17/12) malam, CNN Indonesia dilaporkan telah menghapus footage video jurnalisnya saat meliput berita di Kabupaten Aceh Tamiang dari YouTube.
Dalam cuplikan footage video singkat berdurasi 69 detik itu, jurnalis CNN Indonesia, yang diketahui bernama Irine Wardhanie memberikan laporannya terkait kondisi terkini penanganan pasca banjir di Desa Lubuk Sidup.
Dengan penuh air mata, Irine menyebutkan bahwa masih banyak warga dan anak-anak desa tersebut yang belum makan dan hidup serba kekurangan karena terputusnya jembatan yang menjadi satu-satunya jalan penghubung.
"Mungkin ini live terakhir saya di Aceh. Sebagai jurnalis, saya dititipkan warga agar bisa memberitakan yang sebenarnya, dan ini berat buat kami, seberat relawan yang menembus wilayah terdampak," tutur Irine.
Meskipun dihapus di YouTube, versi penuh dari video berjudul "VIDEO: Kondisi Terkini Penanganan Pascabanjir di Aceh Tamiang" masih dapat dilihat secara daring di kanal CNN TV melalui web CNN Indonesia.
Dapatkan berita dan informasi terkini langsung di ponsel mu! Simak kabar terbaru pop kultur Jepang, anime, teknologi, gaming, hingga industri kreatif di kanal WhatsApp Media Formasi: Gabung Sekarang



.jpg&w=3840&q=75)
