Gaming

[Opini] Kombinasi Racikan Kombo Gasing Beyblade X Untuk Pemula, Dijamin Mantul!

Oleh Media Formasi 6 menit baca
placeholder image

Akhir-akhir ini, seri Beyblade kembali naik daun di kalangan masyarakat Indonesia dengan judul terbarunya, Beyblade X. Serial anime Beyblade X sendiri sudah tayang di Jepang sejak 6 Oktober 2023 dan masih mengudara hingga saat ini. Anime tersebut turut ditayangkan di televisi lokal Rajawali TV (RTV).

Selain anime, Beyblade X juga menghadirkan mainan gasingnya yang sangat digandrungi baik oleh semua kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa sekalipun. Di Jepang sendiri, mainan gasing Beyblade X sudah hadir hingga BX-35 Random Booster Vol. 4 dan UX-05 Shinobi Shadow. Di Indonesia, mainannya baru hadir hingga seri BX-26 Unicorn Sting di mayoritas toko resmi besar.

Kali ini, Redaksi akan memberikan rekomendasi beberapa racikan combo Beyblade X yang bisa digunakan bagi pemula. Racikan combo ini merupakan opini pribadi penulis dan beberapa combo yang sering ditemukan di berbagai turnamen Beyblade X, baik di turnamen komunitas, lokal, ataupun internasional.

Sebagai keterangan tambahan, bagi yang benar-benar awam dan baru pertama kali, sangat disarankan untuk membeli terlebih dahulu serial antara BX-01 hingga BX-04 ataupun BX-15 dan BX-23, dikarenakan seri mainan yang disebut ini merupakan starter dan bisa mendapatkan penarik gasingnya (sering disebut sebagai launcher). Seri yang disebutkan ini juga bisa ditemukan di toko resmi di Indonesia.

Apa saja kombo racikan Beyblade X yang cocok bagi pemula? Biar tidak penasaran, berikut rinciannya!

  1. Wizard Rod (Blade), 9-60 (Ratchet), Ball (Bit)

Kombo dari Wizard Rod 9-60 Ball bisa dibilang merupakan kombo yang paling banyak dipakai di berbagai turnamen, baik lokal hingga Jepang. Bahkan di Jepang sendiri, ada aturan khusus bagi para pengguna gasing ini di turnamen.

Blade Wizard Rod merupakan blade yang bisa didapat dari seri UX-03 (warna kuning) dan BX-35 (didapat dengan gacha, warna hijau). Blade ini memiliki keunggulan bentuk yang simetris. Blade ini memiliki rata-rata berat 35 gram, dan menjadi salah satu blade terkuat dengan tipikal stamina.

Ratchet 9-60, dengan tebal 60 mm dan memiliki 9 bilah tonjolan ini bisa didapatkan dari seri BX-23 Phoenix Wing merah. Ratchet ini memiliki keunggulan dalam hal tidak terlalu mudah pecah (di beyblade disebut dengan istilah burst) saat bertanding.

Sementara bit ball bisa didapatkan dari seri BX-03 dan BX-05 Wizard Arrow. Keunggulan bit ball adalah bitnya merupakan bit stamina, yang mampu membuat gasing lebih lama untuk berputar. Hal ini dikarenakan bentuk bitnya yang mirip seperti bola bundar. Hanya saja, kelemahan dari bit ini adalah mudah untuk burst dan cukup mudah sering keluar arena jika tidak sering latihan. Tapi, adanya ratchet 9-60 bisa menutupi kekurangan bit ball.

Alternatif lain dari bit tipe stamina selain ball ialah bisa menggunakan bit orb yang bisa didapat dengan gacha dari seri BX-16, BX-27, dan BX-31. Akan tetapi, bagi yang tidak terlalu suka dengan kombo ini, pemula bisa menggunakan pilihan Wizard Rod dengan Ratchet 5-60 (dari BX-15 Leon Claw atau BX-26 Unicorn Sting) dan bit hexa (dari seri UX-02) untuk kombo tipe balance dan counter attack, atau kombo Wizard Rod Ratchet 1-60 (dari BX-31, BX-35, dan UX-01 Dranbuster) bit Rush (dari BX-20 dan BX-35) bagi pemula yang suka menyerang.

Bit Rush akhir-akhir ini sering dipakai karena memiliki stamina yang lebih baik dibandingkan bit menyerang lainnya. Sayangnya, bit Rush cukup sulit ditemukan di pasaran dan harganya cukup mahal.

Bit lain yang bisa dipakai ke Wizard Rod adalah bit Taper dari tipe balance. Bit dan kombo ini sering digunakan di turnamen, karena tetap bisa menyerang secara teratur dan tak terlalu banyak kehabisan stamina, meski tidak sekuat bit Point.

Wizard Rod juga cocok menggunakan ratchet bawaan 5-70 dari UX-03 sebagai kombo stamina, atau ratchet 3-60 dari BX-01, BX-22, dan BX-33 untuk kombo serangan.

  1. Phoenix Wing (Blade) 5-60 (Ratchet) Point (bit)

Blade Phoenix Wing merupakan blade yang memiliki tiga bilah ke atas, dan bisa didapat dari seri BX-23 dan BX-35 (gacha). Blade Phoenix Wing bisa disebut sebagai blade terberat hingga saat ini, dengan berat rata-rata 38 gram (untuk BX-23). Phoenix Wing hadir dengan warna merah (BX-23) dan biru (BX-35). Sebagai catatan, penggunaan blade Phoenix Wing ada aturan khusus untuk turnamen di Jepang, mengingat berat dari blade ini.

Sementara untuk ratchet 5-60 merupakan ratchet yang memiliki tebal 60 mm dan bilah 5 sisi. Ratchet ini bisa didapat dari BX-15 Leon Claw, BX-26 Unicorn Sting. Sementara bit point bisa didapat dari BX-15 dan BX-31 (gacha), atau dari seri spesial BX-00 Drigger Slash.

Kombo Phoenix Wing 5-60 Point menjadi salah satu kombo yang cukup banyak digunakan di turnamen. Kombo ini menghasilkan gasing yang balance. Bit point memiliki kelebihan untuk menyerang, tapi tetap berstamina saat permainan hendak berakhir. Gerakan bit point sendiri tidak terlalu liar, sehingga resiko untuk keluar dari arena tidak sebesar bit lain, terutama bit stamina.

Selain ratchet 5-60, pemula bisa memakai ratchet 9-60 yang merupakan bawaan dari BX-23 Phoenix Wing atau ratchet 3-60. Sementara untuk bit, alternatif lain selain bit Point adalah bit Taper, yang juga sering dipakai di turnamen. Bagi pemula yang menyukai tipe serangan, bitnya bisa diganti dengan bit Rush atau flat (dari BX-01 dan BX-22). Phoenix Wing juga bisa dijadikan sebagai tipe stamina dengan menggunakan bit ball atau orb, membuatnya bisa berputar lebih lama.

  1. Dran Buster (Blade) 1-60 (Ratchet) Rush (bit)

Blade Dran Buster dan Ratchet 1-60 bisa dibilang merupakan bawaan part dari seri UX-01. UX-01 bisa disebut sebagai salah satu starter dan jika membeli seri ini, pemula bisa mendapatkan launcher.

Baik blade ataupun ratchetnya memiliki desain khusus untuk menyerang gasing musuh secara langsung dan one hit kill. Hal ini dikarenakan blade-nya memiliki tonjolan seperti ujung "pedang besar" di bagian bawah sebagai kontak utama. Ditambah dengan kombinasi bit Rush, kombo ini benar-benar memaksimalkan Burst Attack dan Knockout (KO) Attack yang tinggi.

Akan tetapi, kelemahannya adalah jika serangan meleset dan tidak mengenai musuh, Dran Buster menjadi tidak berdaya sama sekali. Meski penulis tidak memiliki kombo Dran Buster, namun kombo Dran Buster 1-60 Rush sangat sering dipakai pemain terutama saat turnamen.

Alternatif bit lain selain Rush adalah dengan menggunakan bit Flat atau menggunakan bit Low Flat (dari BX-14 gacha, atau dari BX-21 deck set). Namun, kedua bit ini belum memiliki stamina atau tenaga serang sekuat Rush.

  1. Shark Edge (blade) 3-60 (ratchet) Point (bit)

Shark Edge merupakan blade yang bisa didapat dari seri BX-14 dan BX-31 secara gacha, ataupun BX-20 deck set. Blade ini juga hadir dengan edisi spesial BX-00.

Blade Shark Edge bisa dibilang alternatif untuk gasing tipe penyerang yang cukup murah harganya dan cukup banyak beredar di pasaran, dan efektif dipakai di turnamen.

Shark Edge adalah Blade Tipe Serangan dengan dua bilah besar yang berfungsi sebagai titik kontak utama. Dua bilah besar memiliki bentuk yang sangat agresif, menghasilkan Smash Attack dalam jumlah besar. Bilah-bilah tersebut juga miring ke atas untuk menghasilkan Upper Attack.

Bobot Shark Edge sendiri cukup berat (rata-rata 34-35 gram), menciptakan inersia tinggi yang meningkatkan potensi Knockout (KO) dan Burst Attack pada bilah tersebut. Sayangnya, stamina dari blade Shark Edge cukup rendah.

Penulis memasukkan bit Point agar bisa menutupi kelemahan dari Shark Edge. Selain itu, adanya Ratchet 3-60 yang memiliki tiga bilah dan tebal 60 mm membantu serangan Hiu tanpa perlu terpikir terkena burst dari musuh.

Penulis sendiri juga merekomendasikan menggunakan Ratchet 3-70 dari UX-02 Hells Hammer. Meski ratchet 3-70 cukup tinggi dengan tebal 70 mm dan sedikit rentan ditabrak musuh, namun ratchet ini membuat serangan semakin maksimal bersama bit point.

Bagi yang menyukai gasing tipe penyerang, bisa menggunakan bit Rush yang memiliki stamina sama baiknya.

Penulis sebenarnya ingin memasukkan beyblade Tyrano Beat (BX-31) ataupun Cobalt Drake, dikarenakan blade tersebut sangat sering ada di turnamen. Namun, peredarannya masih sedikit dikarenakan untuk mendapatkannya pun perlu gacha, dan harganya sangatlah mahal, sehingga tidak terlalu direkomendasikan untuk pemula.

Sebagai penutup, semua yang ditulis di artikel ini hanyalah rekomendasi semata. Jika ingin memaksimalkan kemampuan bermain Beyblade X, pemula dihimbau untuk tetap sering latihan atau mengikuti gathering komunitas yang ada di kota domisili.

Tentang Penulis

Media Formasi
Media FormasiPenulis di Media Formasi

Media Formasi adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]