Gaming

Fitur Anti Fobia Bawah Laut Kini Hadir Untuk Sea of Thieves!

Oleh Muhammad Luthfi 2 menit baca
placeholder image

Bicara soal tema game memang sangat banyak sekali mulai dari tema luar angkasa, alam liar, bahkan sampai tema jaman dulu. Dimana khususnya pada game yang bertemakan bajak laut memang tak jauh dari yang namanya lautan lepas.

Lautan lepas sendiri menjadi momok sangat menyeramkan bagi kebanyakan orang. Apalagi pada bagian bawah laut yang begitu gelap dan tak tau apa saja yang terdapat pada bagian tersebut.

Fitur Anti Fobia Dunia Bawah Laut

Hal ini menjadikan Rare selaku developer game Sea of Thieves berfikir untuk memberikan sesuatu yang dapat membantu para gamer yang memiliki fobia terhadap laut, khususnya pada dunia bawah lautnya.

Melalui situs resmi Sea of Thieves, mereka mengumumkan bahwa akan ada fitur tambahan bernama “Automatically Float Water“. Yang memungkinkan para gamer yang memiliki fobia terhadap lautan lepas, bisa menghindari dunia bawah lautnya yang sangat mencekam.

Walaupun tak seluruh dunia bawah laut pada game ini memiliki hal yang menyeramkan, dimana pada game ini juga terdapat dunia bawah laut yang juga sangat indah. Hal ini tentunya akan sangat membantu bagi para pemain yang memiliki fobia terhadap dunia bawah laut tersebut.

Lewat fitur tersebut, pemain yang terjatuh dari ketinggian atau terpental karena tertembak cannonball tidak akan terhempas hingga ke bawah laut. Pemain yang mengaktifkan fitur tersebut akan langsung diapungkan ke permukaan laut.

Ashen Winds blaze through the Sea of Thieves!

☠️ Ashen Lords
🔥 Ashen Winds Skull
🎮 New Accessibility Options
💀 Skull Sweep Wednesdays
🐈 Ashen Curse Pets
💰 Fresh Pirate Emporium & Black Market stock
🏴‍☠️ And more!

Learn more about these fiery features: https://t.co/NlsRiq1mTY pic.twitter.com/yBY03gVVUk

— Sea of Thieves (@SeaOfThieves) July 29, 2020

Tak hanya fitur tersebut, nantinya update baru yang akan dihadirkan untuk Sea of Thieves juga menambahkan sistem untuk “Accessibilitas” pada pengaturan. Dimana para pemain bisa mengatur game tersebut menggunakan single joystick.

Serta adanya fitur “Auto Centre Camera” yang memudahkan para pemain bisa tetap fokus terhadap pandangan kamera kalian ketika menggunakan single joystick.

Fitur Anti Fobia juga sebelumnya pernah diterapkan pada game Grounded, dimana para gamer yang memiliki fobia terhadap serangga khususnya laba-laba. Mereka bisa mengubah bentuk laba-laba tersebut menjadi gumpalan imut.

Dengan adanya fitur tersebut, bisa sangat berguna sekali untuk menolong bagi gamer yang memiliki fobia terhadap suatu hal pada game yang dimainkannya. Bagaimana dengan pendapat kalian? Tuliskan di kolom komentar!

Tentang Penulis

Muhammad Luthfi
Muhammad LuthfiPenulis di Media Formasi

Muhammad Luthfi adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]