Square Enix telah mengumumkan bahwa mereka akan merombak ulang game NieR pertama untuk memperingati hari jadi serial NieR yang genap berusia 10 tahun.
Versi dari NieR pertama yang dimaksud adalah NieR: Replicant, yang sepuluh tahun rilis secara eksklusif untuk PlayStation 3 di wilayah Jepang. Kini, game tersebut untuk pertama kalinya rilis di luar Jepang dengan tampilan dan beragam elemen baru lainnya. Saat ini, remaster tersebut diberi judul NieR Replicant ver.1.22474487139…
#NieR Replicant ver.1.22474487139…, an upgraded version of the original, is now in development for #PS4, #Xbox One and #Steam!
— NieR Series (@NieRGame) March 29, 2020
Enter an apocalyptic world as you play as a brother on a quest to cure his sister of a deadly disease in this unique action RPG. pic.twitter.com/aKkebNjfI3
Beberapa dari MedForians pasti bingung mengapa game pertama di seri NieR punya versi lain yang hanya rilis di Jepang saja. Alasan terciptanya versi ini bisa dibilang cukup menarik.
Saat NieR pertama kali diciptakan, tidak ada rencana untuk membuat dua versi untuk game tersebut. Namun, kantor cabang Barat Square Enix meminta cabang Jepang untuk menciptakan versi lain dimana sang protagonis utama terlihat lebih dewasa dan sangar agar laku di wilayah Barat. Karena itulah, NieR mendapat dua versi; Gestalt dan Replicant. Gestalt rilis di luar Jepang sementara Replicant hanya rilis untuk negara Jepang.
Meski ceritanya tetap sama dan kedua protagonis sama-sama bernama Nier, perbedaan mereka membuat cerita yang dibawakan sedikit lebih menarik. Nier versi dewasa adalah protagonis NieR: Gestalt, seorang ayah penyendiri yang berusaha menemukan obat untuk menyembuhkan Yonah, putrinya yang menderita penyakit aneh. Nier versi remaja adalah protagonis NieR: Replicant dan meski memiliki tujuan yang sama dengan versi dewasa, Nier versi muda bersifat naif dan terlalu optimistis. Dalam versi Replicant, Nier adalah kakak Yonah.
Famitsu has revealed some preliminary details on NieR Replicant Remaster.
— Mystic @ 9 Days (@MysticDistance) March 29, 2020
-Yosuke Saito: "It's not just a remake or remaster, but an upgraded version, hence the title."
-Various new elements have been added.
-Fully voiced
-The teaser trailer featured concept art
Melalui interview dengan majalah gaming Famitsu, produser NieR Yosuke Saito mengungkapkan bahwa NieR Replicant diberi judul tambahan ” ver.1.22474487139… ” karena game ini lebih dari sekedar remaster ataupun remake, “Ini adalah upgrade terbaru”, ungkapannya.
-Yosuke Saito couldn't give a straight answer as to whether there was a new ending or not, states he "doesn't even know."
— Mystic @ 9 Days (@MysticDistance) March 29, 2020
-All songs have been rerecorded by Keiichi Okabe. There are also entirely new songs as well.
-Hiroyuki Yasumoto will voice Grimoire Weiss.
Game ini juga akan diisi suarakan secara penuh dan komponis Keiichi Okabe telah merekam ulang musik di gamenya, selain membuat lagu-lagu baru khusus untuk versi baru ini. Tim developer game ToyLogic akan menangani remaster ini. Ada banyak elemen baru yang ditambahkan khusus untuk versi remaster. Saito tidak bisa menjawab apakah akan ada ending baru di remaster ini, karena dia sendiri tidak tahu tentang itu.
Tanggal rilisnya masih belum ditentukan, namun Saito dan timnya berharap game ini bisa rilis bertepatan dengan hari jadi NieR yang ke 10, yaitu 22 April
UPDATE:
— Mystic @ 9 Days (@MysticDistance) March 29, 2020
More NieR Replicant Remaster details released.
-While ToyLogic is developing the remaster, Takahisa Taura (Platinum) will also be involved in the development of the game.
-Release date is TBD, but the team hopes to release it during the 10th anniversary of the franchise
Game Nier pertama menceritakan kisah Nier yang tinggal di masa depan. Masa depan dimana seluruh umat manusia di ambang kepunahan karena sebuah penyakit yang mewabah di Jepang 1000 tahun silam. Penyakit yang bernama White Chlorination Syndrome itu merubah semua orang menjadi monster menyerupai zombie. Umat manusia berhasil bertahan selama 1000 tahun, namun kehidupan semakin keras setelah semua sumber daya dan teknologi habis lenyap dari Bumi.
Keadaan semakin buruk setelah virus baru bernama Black Scrawl muncul, virus yang dapat merubah manusia menjadi Shades. Salah satu manusia yang terjangkit penyakit ini adalah seorang gadis bernama Yonah. Dengan bantuan buku sakti bernama Grimoire Weiss, Nier memulai petualangannya untuk menyembuhkan Yonah. Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan ahli pedang bermulut kotor bernama Kainé, dan Emil, bocah malang dengan kekuatan yang berbahaya.
Sumber: @NieRGame, Terjemahan interview Famitsu dengan produser Yosuke Saito dari @MysticDistance





.png&w=3840&q=75)