Kompetisi Free Fire tingkat nasional kembali memanaskan panggung esports tanah air. Babak Play-Ins Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall baru saja berakhir dengan penuh kejutan. Sebanyak 36 tim terbaik telah mengerahkan kemampuan maksimal mereka demi memperebutkan tiket menuju babak pamungkas. Hasilnya, sembilan tim dari fase ini dipastikan lolos untuk menyusul tiga tim undangan yang sudah menunggu di babak Grand Finals.
Pertarungan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menyajikan drama yang luar biasa. Pada Grup A, XOXO Pride asal Klaten tampil mendominasi dengan mengemas 124 poin, ditemani oleh Strength GRT dan Jiggle. Sementara itu, Grup B dikejutkan oleh performa luar biasa MBR Omega yang mengantongi 150 poin—angka tertinggi sepanjang kualifikasi—bersama Kagendra dan Borneo Hilang Arah. Peta persaingan Grup C ditutup oleh kemenangan Gokil Jo Noh, Elang Esport, serta Petigade.
Kejutan Gugurnya Tim Veteran

Sayangnya, babak kualifikasi kali ini juga menjadi mimpi buruk bagi beberapa nama besar. Vesakha Esports dan Sriwijaya Esports, dua tim profesional yang biasanya menjadi langganan babak final, justru harus angkat koper lebih awal. Vesakha Esports tertahan di peringkat kelima Grup B, sedangkan Sriwijaya Esports harus puas di posisi keenam Grup C. Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa peta kekuatan tim komunitas kini sudah semakin berkembang dan mampu menumbangkan dominasi tim-tim besar.
Kesembilan tim yang lolos dari jalur Play-Ins ini akan segera menantang tiga jawara dari FFNS 2026 Spring, yaitu Shadow Esports, Dewa United Horus, dan Pandora Esports. Mereka semua akan bertolak ke Yogyakarta untuk bertanding di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada, pada 12 Juli 2026 mendatang. Selain memperebutkan total hadiah senilai Rp850 juta, sang juara juga akan mendapatkan tiket emas sebagai wakil kelima Indonesia di ajang internasional FFWS SEA 2026 Fall.





