Goenawan Mohamad meluncurkan buku Wajah di Palestina di Teater Komunitas Salihara Arts Center, Jakarta Selatan. Buku ini menghadirkan potret kenyataan di Palestina, dari sudut pandang wartawan dan penyair (20/09/2025).
Buku Wajah di Palestina mengikuti perjalanan Goenawan Mohamad di tanah Palestina. Buku ini membahas dan mengajak pembacanya untuk mendalami konflik Israel - Palestina, dengan melihat sejarah dan fakta yang dia temui dalam perjalanannya.
"Ia mengajak pembaca untuk melihat Palestina, bukan sekadar sebagai konflik politik, melainkan sebuah kisah manusia - mereka yang terus memperjuangkan hak untuk pulang," tulis sinopsis Buku Wajah di Palestina.
Ada promo menarik untuk setiap pembelian buku Wajah di Palestina di malam peluncurannya. Diantaranya mendapat booklet "Tragedi Palestina: Nafiri Kiamat atau Kebangkitan Kemanusiaan" karya Haidar Bagir, dan sesi tanda tangan dengan penulis.
Keuntungan dari penjualan buku malam itu, akan didonasikan seluruhnya untuk perjuangan Palestina.
Acara "Untuk Palestina"
Peluncuran buku ini merupakan bagian dari acara "Untuk Palestina". Sebuah acara hasil kerjasama penerbit buku Mizan dengan Komunitas Salihara. Acara ini diharapkan dapat memberikan suara dan dukungan kepada Palestina.
"Semoga Salihara tetap dapat berpartisipasi untuk acara selanjutnya dengan kerjasama yang baik bersama rekan-rekan," jelas Direktur Program Salihara Ening Nurjanah dalam sambutannya.
Acara dibuka dengan paduan suara oleh Lazuardi Young Voices Harmony. Diikuti dengan pembacaan naskah Wajah di Palestina oleh Arswendy Beningswara dan Rebecca Kezia, dan di akhiri dengan ceramah oleh Haidar Bagir, Direktur Utama Mizan.
"Jika kita berani, maka gaza akan menjadi nafiri kebangkitan kemanusiaan. Tanda bahwa peradaban masih mungkin diselamatkan, dan bahwa dunia tanpa kolonialisme bukanlah utopia. Melainkan jadi sejarah yang sedang menunggu ditepati," jelas Haidar, sambil menutup sesi ceramahnya.
Acara "Untuk Palestina" turut dihadiri oleh Boediono, Mantan Wakil Presiden RI; Eka Annas Ketua Pelaksana HOPE: Hearts of Palestine; dan Esti Ayu Budihabsari, CEO Penerbit Mizan.
Dapatkan berita dan informasi terkini langsung di ponsel mu! Simak kabar terbaru pop kultur Jepang, anime, teknologi, gaming, hingga industri kreatif di kanal WhatsApp Media Formasi: Gabung Sekarang



.jpg&w=3840&q=75)
.jpg&w=3840&q=75)
.jpg&w=3840&q=75)