Setelah serial drama TV pada tahun 2023, adaptasi film live-action dari manga komedi karya Yuto Yotsuba dan Ryo Ogawa, Ya Boy Kongming! (dikenal dengan Paripi Koumei di Jepang) akan dirilis di Jepang pada tanggal 25 April 2025 mendatang.
Dilansir dari Crunchyroll dan Anime News Network, situs web resmi film dan X (sebelumnya Twitter) telah merilis teaser trailer dan visual. Staf juga merilis video behind the scenes.
Manga ini pertama kali dimuat di dalam situs web Comic Days milik Kodansha dari bulan Desember 2019 hingga bulan November 2021, kemudian dipindahkan ke Weekly Young Magazine, dengan 19 volume manga yang telah dirilis di Jepang hingga saat ini.
Ceritanya berpusat pada Zhuge Kongming, ahli strategi legendaris Tiongkok yang bereinkarnasi dalam tubuh muda di Shibuya modern.
Ia membawa inovasi yang cerdik ke dunia musik Jepang untuk mewujudkan impian Eiko Tsukimi, penyanyi pemula yang ditemuinya di sana.
Kisah film ataupun drama tv ini berlatar belakang "Music Battle Awards 2025," sebuah festival musik tempat tiga label besar Jepang bersaing untuk mendapatkan posisi teratas.
Adaptasi drama TV live-action dari manga ini ditayangkan selama 10 episode di Fuji TV dari bulan September hingga November 2023.
Seperti yang terlihat dalam teaser trailer, keempat pemeran utama dari serial TV ini akan kembali, seperti Osamu Mukai sebagai Zhuge Kongming, Moka Kamishiraishi sebagai Eiko Tsukimi, Mirai Moriyama sebagai Owner Kobayashi, serta Dean Fujioka sebagai Liu Bei.
Selain itu, Fuju Kamio akan bergabung sebagai Jun Shiba, keturunan dari rival terbesar Kongming, Sima Yi. Utaha memerankan saudara perempuannya, Shin, yang juga seorang penyanyi. Shuhei Shibuya dari drama TV ini juga akan kembali untuk menjadi sutradara.
Ketiga pemeran utama filmnya juga mengungkapkan pesan dan komentarnya via X.
Sinopsis Ya Boy Kongming! THE MOVIE
Zhuge Kongming, ahli strategi militer jenius dari Tiga Kerajaan, entah bagaimana bereinkarnasi di Shibuya masa kini. Terpesona oleh suara penyanyi amatir Eiko Tsukimi, Kongming mengincar "Perdamaian berkuasa di negeri ini" bersama Eiko melalui kekuatan musik. Sementara itu, tiga label musik besar Jepang, KEY TIME, SSS Music, dan V-EX, bersaing untuk mendapatkan posisi teratas dalam festival pertarungan musik terbesar dalam sejarah. Sementara berbagai artis hebat dari masing-masing label berkumpul, Kongming dan Eiko juga memutuskan untuk berpartisipasi. Namun, mereka berhadapan dengan Jun Shiba, keturunan Sima Yi, rival terbesar Kongming di masa Tiga Kerajaan, dan adiknya Shin. Bagaimana nasib Kongming dan Eiko?




