Beyblade X, anime terbaru dari franchise Beyblade telah memasuki musim keduanya di Jepang. Anime ini semakin banyak digandrungi baik anak-anak hingga dewasa di Indonesia sejak musim pertama Beyblade X ditayangkan di RTV.
Selain itu, semakin banyaknya lomba bertema Beyblade X, baik yang diselenggarakan ofisial dari Beyblade ataupun komunitas regional, membuatnya semakin dikenal.
Salah satu yang sempat dibicarakan adalah Beyblade Community Championship yang digelar di event Comifuro, dengan peserta yang berasal dari seluruh komunitas Beyblade di Indonesia.
Di topik sebelumnya, Redaksi sudah menuliskan kombo racikan Beyblade X bagi pemula. Namun, semakin banyaknya produk Beyblade X yang dirilis, membuat peta racikan kombonya perlahan mulai berubah.
Meski demikian, kombo yang sudah ada dan pernah dibahas sebelumnya masih relevan untuk digunakan ke dalam lomba.
Sejumlah Beyblade X yang sempat menjadi topik pembicaraan seperti Silver Wolf, Cobalt Dragoon, Whale Wave, Aero Pegasus, hingga yang baru saja rilis macam Knight Mail. Beberapa sering digunakan dalam lomba.
Berikut Redaksi rangkum racikan kombo Beyblade X terbaru yang bisa digunakan dalam kompetisi.
(Disclaimer: Kombo Beyblade X yang ditulis ini hanyalah melalui pengamatan dari Redaksi yang sempat mengikuti mini turnamen di komunitas lokal. Blader yang masih amatir dan pemula perlu effort untuk bisa menguasainya).
- Cobalt Dragoon - Bit Elevate
Cobalt Dragoon merupakan salah satu beyblade X spesial, karena menjadi beyblade dengan putaran kiri. Blade spesial dengan nomor seri BX-34 dan berat sekitar 37.6-38 gram ini juga dilengkapi string launcher khusus putaran kiri, sehingga tidak bisa menggunakan launcher pada umumnya.
Hal positif dari blade putaran kiri ialah ia berlawanan dengan gerakan beyblade x pada umumnya yang berputar ke kanan, sehingga mampu mengurangi gerakan dan stamina lawan secara efektif.
Sementara bit elevate merupakan bit tipe balance yang bisa didapatkan dari RBV Prize Whale Wave BX-36.
Bit ini termasuk cukup langka dan sulit didapat, sehingga harganya mahal. Bentuknya memiliki ujung datar dengan tonjolan menonjol di tengah, dan cakram besar di sekitarnya. Cincin lebar dimaksudkan untuk 'mengangkat' Bit di atas lantai Stadion selama Xtreme Dash, mencegah hilangnya Stamina.
Bit yang ditinggikan juga memungkinkan kombo Elevate untuk lebih mudah melakukan Smash Attack dengan Xtreme Dash. Perimeter cincin memungkinkan kombo Elevate untuk berguling di atas cakram saat dimiringkan atau bergoyang di akhir pertempuran.
Sayangnya, Elevate memiliki kelemahan mudah burst dan perlu effort bagi pemula. Untuk ratchetnya sendiri, bagi pemula bisa menggunakan dari Ratchet 1-60 (dari UX-01 Dran Buster), 5-60 dari Leon Claw atau Unicorn Sting, serta Ratchet 7-60 yang hanya bisa didapat dari Leon Crest UX-06.
1-60 digunakan Dragoon untuk fokus menyerang, 5-60 digunakan untuk defense ataupun counter, sementara 7-60 memiliki tonjolan untuk meredam serangan lawan.
Kru redaksi sendiri tidak memiliki beyblade ini karena harganya yang cukup mahal dan sulit menggunakan string launcher. Tapi, Redaksi sering menghadapi pemain dengan kombo ini.
- Silver Wolf 970 Freeball
Silver Wolf dan bit Free Ball merupakan stock combo dari seri UX-08, dengan Ratchet asli 3-80. Dengan berat Blade-nya saja sekitar 36.8 gram, combo Beyblade ini bisa menjadi pilihan jika tidak memiliki Wizard Rod ataupun bit ball.
Blade dan bitnya sendiri merupakan tipe stamina. Blade Silver Wolf memiliki bentuk bulat, dan memiliki plastik pelindung berwarna kebiruan di bawah blade dan pengunci Ratchet.
Plastik ini sangat berguna untuk melindungi dan mencegah pecahnya ratchet dan bit saat berputar, dan akan mendapatkan gimmicknya jika menggunakan ratchet -70 ataupun -80.
Sayangnya, gimmick pelindung ini tidak terlalu efektif jika bertemu musuh dengan beyblade putaran kiri seperti Cobalt Dragoon. Blade Silver Wolf yang berputar ke kanan, tapi plastik pelindung ketika bertabrakkan dengan Dragoon justru berputar ke kiri, membuatnya semakin cepat goyah.
Redaksi sendiri sempat menggunakan stock combo yang cukup oke, ataupun ratchet -80 lain seperti 1-80 (dari UX-05) dan 9-80 (dari BX-27, BX-31, dan BX-35) yang lebih tinggi dibanding ratchet lain. Namun, kelemahannya mudah miring sehingga menghabiskan stamina dan beberapa kali pecah ketika diserang musuh bertipe menyerang.
Redaksi pun memilih ratchet 9-70 untuk Silver Wolf, yang bisa didapatkan dari stock combo Phoenix Rudder UX-07 yang cukup langka. Ketika 9-70 digabungkan dengan bit free ball, membuatnya bisa bertahan tanpa sering mengalami pecah.
Alternatif lain menggunakan Ratchet 5-70 dari Wizard Rod UX-03 dan 3-70 dari Hell's Hammer UX-02 meski tidak memiliki ketahanan yang cukup, atau menggunakan Ratchet dari -60 seperti 9-60 dari BX-23 Stock Combo Phoenix Wing yang memiliki ketahanan sama baiknya dengan 9-70. Ratchet 7-60 juga bisa dijadikan sebagai pilihan jika lebih menginginkan untuk bermain defense.
Sementara bit free ball memiliki bentuk mirip bit ball, hanya berukuran lebih kecil. Meski lebih kecil, tapi staminanya yang dimiliki bit ini nyaris setara dengan bit ball. Sayangnya, bit ini agak susah membuat beyblade bangkit jika sudah terlanjur di posisi miring.
Sebagai alternatif, bit ini bisa diganti dengan orb dan ball, atau menggunakan bit tipe bertahan seperti High Needle (dari Knight Lance BX-13). Atau pemain bisa menggunakan alternatif bit balance dengan stamina yang cukup baik seperti bit Hexa (dari Hells Hammer UX-02) dan Elevate.
- Whale Wave
Whale Wave memiliki nomor seri BX-36, dan merupakan salah satu random booster yang cukup banyak dicari. Combo utamanya adalah Whale Wave Ratchet 5-80 Elevate bertipe balance, dan untuk mendapatkannya cukup sulit karena harus gacha.
Redaksi memiliki salah satunya blade Whale Wave, hanya saja berwarna putih dan memiliki kombo ratchet dan bit berbeda, yakni 3-80 Gear Ball.
Salah satu kelebihan dari blade Whale Wave adalah memiliki berat sekitar 38+ gram. Bentuk blade-nya sendiri bergelombang layaknya ombak, dan bisa membuat beyblade lawan mudah untuk terpental ataupun pecah.
Namun kekurangan blade ini adalah dengan bentuknya yang tidak terlalu bulat dan beraturan sertanya beratnya, putaran blade tidak terlalu bertahan lama seperti Blade Phoenix Wing.
Dengan bentuk dan berat berlebih, banyak blader yang menggunakannya sebagai pilihan kompetitif. Bagi yang menyukai tipe menyerang, Whale Wave bisa dikombinasikan dengan bit rendah seperti low flat (BX-14) dan flat (BX-01 Dransword).
Redaksi sendiri lebih menyukai untuk menjadikannya tetap sesuai kodratnya, yakni balance dengan memasang bit seperti taper, point, hexa, ataupun unite. Ratchet-nya bisa menggunakan ratchet 9-60 atau 1-60 agar tetap kuat baik saat menyerang ataupun bertahan.
Di Jepang, ada blader yang menggunakan combo Whale Wave 9-80 Hexa dan bisa menjadi juara turnamen.
Akan tetapi, combo ini tidak terlalu cocok bagi pemula, karena tingginya ratchet 9-80 dan hexa membuat Whale Wave rawan dicongkel musuh bertipe menyerang, dan menyebabkannya mudah untuk pecah alias burst.
Sementara di turnamen sekelas Beyblade Community Championship, ada blader yang mengkombinasikan Whale Wave dengan Hexa, Flat, hingga Unite.
- Aero Pegasus
Aero Pegasus merupakan beyblade yang sangat sulit didapatkan, karena untuk mendapatkannya harus gacha dengan peluang hanya 0.7 % di aplikasi khusus Beyblade terlebih dulu untuk kemudian bisa dilakukan redeem di Jepang.
Saking sulitnya diperoleh, harganya di Indonesia ini pun menyentuh angka jutaan, dan hanya direkomendasikan bagi amatir atau pemula yang punya uang berlebih.
Beyblade berkode khusus UX-00 ini bertipe menyerang dan aslinya memiliki stock combo 3-70 Accel. Bentuknya tiga bilah miring melengkung ke atas yang bertindak sebagai titik kontak utama.
Aero Pegasus memiliki enam lubang "saluran udara", yang dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja aerodinamis. Aero Pegasus juga memiliki kait peluncur resin yang meningkatkan performanya.
Salah satu gimmick Aero Pegasus adalah ia memiliki "Double Metal Coat", dengan lapisan cat biru dan lapisan cat hijau lainnya.
Beberapa kelebihan ini yang membuat beberapa blader memakainya, terutama untuk kompetisi, baik kompetisi luar maupun lokal.
Aero Pegasus sangat cocok dipakai untuk menyerang, dengan menggunakan bit seperti Low Flat atau Rush (BX-20 atau dari UX-10 terbaru). Alternatif lain bisa menggunakan bit taper dan point jika ingin menjadi balance, atau bisa dijadikan stamina dengan memakai bit Free Ball atau Orb. Untuk ratchet bisa memakai Ratchet -60, salah satunya 9-60.
- Samurai Saber
Salah satu blade lain yang sempat dibicarakan adalah Samurai Saber. Berkode UX-09 dan bertipe Attack, kombo Samurai Saber aslinya 2-70 Level.
Samurai Saber memiliki bentuk bulat agak lonjong. Salah satu kelebihannya adalah blade ini memiliki dua bilah tersembunyi, yang sewaktu-waktu bisa muncul untuk menyerang lawan.
Blade ini sempat dipakai di sejumlah turnamen komunitas lokal, dan beberapa ada yang menggunakannya di Beyblade Community Championship.
Redaksi sendiri sempat merasa performanya sedikit menjanjikan. Meski aslinya bertipe attack, amatir bisa menggunakan bit stamina seperti Orb, Ball, atau Free Ball untuk membuatnya semakin kuat.
Sayang, kelemahan kombo ini adalah cukup mudah untuk pecah. Alternatif lain bisa menggunakan bit point, membuatnya tetap balance dan bisa menyerang hingga akhir putaran blade.
Bagi yang tetap menyukai menyerang, bit levelnya tetap bisa dipertimbangkan, atau menggunakan rush dan flat.
Untuk Ratchet 2-70 sangat tidak menjanjikan, sehingga penulis merekomendasikan untuk menggunakan ratchet seperti 5-60 dan 9-60.
Selain combo yang disebut di atas, sebenarnya masih banyak combo lain dari beyblade terbaru seperti Crimson Garuda, Phoenix Rudder, dan Knight Mail. Namun, masih belum banyak blader yang memakainya, sehingga Redaksi belum bisa menuliskan lebih lanjut.




