Mangaka ternama yang dikenal karena membuat manga The Drifting Classroom, Kazuo Umezu dikabarkan meninggal dunia minggu lalu pada tanggal 28 Oktober.
Melansir dari Crunchyroll dan Anime News Network, hal ini dikonfirmasi langsung melalui Akun resmi X dari perusahaan Umezu, UMEZZ.
Beliau wafat di usia 88 tahun karena menderita kanker perut. Keluarga dan sahabat karibnya menggelar pemakaman secara privat.
UMEZZ mengeluarkan pernyataan resmit terkait kematiannya.
"Umezu ingin menyebarkan karyanya ke seluruh dunia, agar dapat dibaca oleh semua orang selamanya. Ia percaya pada nilai artistik intrinsik karyanya. Semoga aspirasi itu selalu ada di hati semua orang," tulis UMEZZ via X.
Shogakukan dan Shogakukan-Shueisha Productions juga mengeluarkan pernyataan resmi bersama terkait wafatnya Umezu.
"Umezu meninggalkan karya-karya legendaris tidak hanya dalam manga horor, komedi, dan fiksi ilmiah, tetapi juga dalam film dan dalam 101 ilustrasi akrilik terbaru "Kazuo Umezz: The Great Art Exhibition," dengan teknik ekspresifnya yang melampaui batas-batas manga," tutur Shogakukan.
Media Jepang Yomiuri melaporkan bahwa Umezu meninggal dunia dengan tenang di panti jompo di Tokyo. Ia dilaporkan pingsan di rumahnya pada bulan Juli dan didiagnosis menderita kanker lambung stadium akhir di rumah sakit.
Sejak saat itu, ia menerima perawatan akhir hayat di panti jompo setelah memilih untuk tidak menjalani perawatan.
Ia dilaporkan terus menciptakan karya-karya baru dengan sikap positif selama berada di pusat panti jompo.
Manajernya, Yusuke Ueno, menuturkan bahwa pada saat hari kematiannya, Umezu meminta minuman energi dan bola nasi kesukaannya, menyesap minuman itu, mengatakan bahwa minuman itu "enak" dan meninggal dunia tak lama kemudian. Ueno mengatakan bahwa Umezu tampak "damai."
Umezu dimakamkan dengan mengenakan topi dan kemeja bergaris merah dan putih khasnya, dan potretnya menunjukkan ia berpose "gwashi!" yang terkenal.
Profil Umezu
Kazuo Umezu lahir di Koya, prefektur Wakayama pada tanggal 3 Agustus 1936. Keluarga Umezu kemudian menetap di Gojo, prefektur Nara.
Karena pengaruh ibunya, ia mulai menggambar pada usia 7 tahun berdasarkan cerita-cerita yang ayahnya ceritakan kepadanya tentang mitos dan dongeng setempat.
Umezu terinspirasi oleh Shin Takarajima karya Osamu Tezuka dan mulai menggambar manga di sekolah menengah, memulai debutnya pada usia 18 tahun dengan Bessekai dan Mori no Kyodai (The Siblings in the Forest), sebuah penceritaan ulang dari dongeng Hansel dan Gretel.
Dari sana, ia pindah ke Osaka untuk mengejar gerakan gekiga, yang lebih menyukai cerita dewasa yang lebih matang. Di sinilah Umezu mengembangkan gaya khasnya dengan menambahkan nada-nada supernatural ke dalam cerita-cerita fiksi ilmiah.
Ia memperoleh lebih banyak popularitas dengan membuat manga untuk gadis-gadis muda dengan nada-nada yang sama, dengan Niji menjadi manga yang menonjol dari era Umezu ini.
Pada tahun 1960-an, Umezu pindah ke Tokyo dan terus membuat manga untuk majalah shojo, menggabungkan gayanya yang imut dengan elemen horor yang membuatnya terkenal.
Pada akhir tahun 1960-an, Umezu pindah dari penerbit Kodansha ke Shogakukan, tempat ia mulai menggambar manga untuk majalah shonen.
Di sinilah ia menciptakan karyanya yang paling terkenal, The Drifting Classroom, yang memenangkan Penghargaan Manga Shogakukan ke-20 pada tahun 1974 dan telah diadaptasi ke berbagai media.
Viz turut menerbitkan ulang manga The Drifting Classroom karya Umezu pada tahun 2006 hingga 2008, dan merilis manga tersebut secara digital pada tahun 2013, dengan perilisan hardcover deluxe baru pada tahun 2019-2020.
Umezu melambungkan namanya ke dalam dunia hiburan Jepang dengan mengadopsi gerakan "gwashi!" dan membuat seri manga komedi Makoto-chan.
Selain itu, beliau juga meluncurkan Manga fiksi ilmiah My Name Is Shingo dan dimuat di Weekly Big Comic Spirits terbitan Shogakukan pada tahun 1980-an.
Pada tahun 1995, ia pensiun dari pekerjaan menggambar reguler karena tendonitis.




