Media sosial profesional LinkedIn menjadi pembicaraan hangat antara netizen internasional, terutama di X (Twitter).
Mulai Rabu (18/9) malam WIB, pengguna X melaporkan adanya pengaturan yang ditambahkan tanpa pemberitahuan kepada pengguna. Pengaturan tersebut diganti sebelum perubahan ketentuan layanan, menurut 404 Media.
Pengaturan tersebut memperbolehkan LinkedIn untuk menggunakan data profil dalam pelatihan alat AI (kecerdasan buatan) generatif.
Perubahan pengaturan hanya terjadi di beberapa negara, termasuk Indonesia. Sesuai dengan hukum privasi data di Uni Eropa, warga Eropa tidak mendapatkan perubahan pengaturan tersebut.
Ke Mana Data Pengguna LinkedIn?
Belum ada informasi lebih lanjut tentang alat AI generatif yang dimaksud. Namun, sebagai perusahaan di bawah Microsoft, ada kemungkinan bahwa data pengguna LinkedIn akan dibagikan ke Microsoft atau anak perusahaannya, OpenAI.
Tetapi, menurut juru bicara LinkedIn Greg Snapper, data tersebut tidak akan dipakai untuk melatih model AI oleh OpenAI ataupun Microsoft itu sendiri.
"Kami memanfaatkan model OpenAI yang disediakan melalui Layanan AI Azure Microsoft seperti pelanggan atau pengguna layanan API lainnya. Dan saat kami menggunakan model yang disediakan melalui layanan tersebut, kami tidak mengirimkan data kembali ke OpenAI untuk melatih model mereka," ucap Greg ke Forbes.
LinkedIn juga pastikan tidak akan menggunakan data pribadi yang kurang relevan untuk alat AI mereka.
"Kami berupaya meminimalkan data pribadi dalam kumpulan data yang digunakan untuk melatih model, termasuk dengan menggunakan teknologi peningkatan privasi untuk menyunting atau menghapus data pribadi dari kumpulan data pelatihan," tambah Greg.
Tuai Kontra dari Netizen dan Aktivis Privasi Data
Setelah menjadi trending topic di X, pengguna media sosial tersebut mulai menyebarkan cara untuk keluar dari penggunaan data untuk pelatihan AI. Cuitan-cuitan teratas telah meraih lebih dari 1000 like dan retweet.
Isu tersebut juga sudah mendapatkan perhatian kelompok aktivis HAM dan privasi data di berbagai belahan dunia.
"Model opt-out sekali lagi terbukti sama sekali tidak memadai untuk melindungi hak-hak kita. Masyarakat tidak dapat diharapkan untuk memantau dan mengejar setiap perusahaan daring yang memutuskan untuk menggunakan data kita untuk melatih AI," kata Mariano delli Santi, dari Hukum dan Kebijakan Open Rights Group UK kepada Forbes. "Persetujuan opt-in tidak hanya diamanatkan secara hukum, tetapi juga merupakan persyaratan yang paling masuk akal."
Cara Keluar dari Pelatihan AI LinkedIn
Berikut adalah cara undur diri dari penggunaan data pribadi untuk pelatihan AI:
- Klik foto profil. Untuk tampilan desktop dan laptop, foto terletak di kanan atas dengan tulisan "Me". Untuk mobile, foto profil terletak di kiri atas.
- Klik "Settings".
- Klik "Data Privacy".
- Klik "Data for Generative AI Improvement".
- Matikan toggle yang berwarna hijau.



.jpg&w=3840&q=75)
.jpg&w=3840&q=75)