Lanskap otomotif berubah dengan cepat, dan Geely tidak mau ketinggalan. Produsen mobil Tiongkok itu baru-baru ini memamerkan komitmennya terhadap kendaraan listrik di Pameran Dagang Automechanika Frankfurt, dengan memperkenalkan tiga model listrik, yang semuanya diberi merek "Geely."
Di antara semuanya, SUV listrik Geely EX5 tampil menonjol, yang ditakdirkan untuk menorehkan prestasi di panggung global, termasuk pasar otomotif Indonesia.
Spesifikasi EX5
Dilansir dari Car News China dan Arena EV, EX5 ini awalnya diluncurkan di Tiongkok sebagai Geely Galaxy E5 pada bulan Agustus lalu. SUV ini menjadi bukti terbaik ambisi Geely untuk ekspansi internasional. Dirancang sejak awal sebagai model global, EX5 telah menjalani pengujian ketat dalam konfigurasi setir kiri dan kanan, memastikan kemampuannya beradaptasi dengan berbagai pasar.
Dengan dimensi panjang 4.615 mm, lebar 1.901 mm, dan tinggi 1.670 mm, serta jarak sumbu roda 2.750 mm, EX5 menghasilkan keseimbangan antara kompak dan lapang. Dibangun di atas platform Geely Electric Architecture (GEA), SUV ini telah mematuhi persyaratan regulasi di 89 negara.
Di Tiongkok, EX5 dilengkapi dengan motor listrik 160 kW yang dipasang di as roda depan, menghasilkan torsi 320 Nm. Sistem penggerak listriknya yang cerdas mengintegrasikan 11 komponen utama menjadi satu unit, yang berkontribusi pada pengurangan bobot dan peningkatan efisiensi. Berkat pengemasan yang cerdas dan torsi yang besar, EX5 mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 6,9 detik.
Pilihan baterainya mencakup kapasitas 49,52 kWh dan 60,22 kWh, yang menawarkan jarak tempuh masing-masing 440 km dan 530 km, berdasarkan standar CLTC. Angka-angka ini, meskipun pada dasarnya optimis, memposisikan EX5 sebagai pilihan praktis untuk perjalanan harian dan perjalanan yang lebih jauh.
Interior EX5 merupakan perpaduan antara modernitas dan kecanggihan. Layar infotainment 2,5 K berukuran 15,4 inci menghiasi dasbor sebagai standar, dilengkapi dengan layar instrumen LCD berukuran 10,2 inci. Model kelas atas bahkan dilengkapi dengan tampilan head-up. Komitmen Geely terhadap inovasi teknologi terbukti dari Dragon Eagle-1 yang diproduksi di dalam negeri pada EX5, sebuah chip otomotif 7 nm yang memberi daya pada sistem kendaraan.
Meski awalnya diantisipasi akan diluncurkan di luar negeri tahun depan, kemunculan EX5 di Pameran Dagang Frankfurt menunjukkan jadwal yang dipercepat. Selain Indonesia, Geely telah mengonfirmasi peluncurannya berbagai negara lain, termasuk di Norwegia, Australia, dan Thailand, mengisyaratkan kemungkinan peluncuran sebelum akhir tahun 2024.



