Otomotif

Diumumkan di Laman X Milik Elon Musk

Oleh Media Formasi 2 menit baca
placeholder image

Mimpi untuk menaiki taksi yang dapat berjalan sendiri dari satu tempat ke tempat lain tanpa adanya bantuan supir, nampaknya harus sedikit kandas, karena rumornya Tesla dilaporkan menunda peluncuran model Robotaxi mereka, yang semula dijadwalkan pada 8 Agustus hingga Oktober 2024.

Mengutip dari Bloomberg via ArenaEV pada Kamis (11/7), penundaan ini bertujuan untuk memberikan waktu tambahan bagi tim Tesla untuk membangun lebih banyak purwarupa serta mengerjakan ulang beberapa elemen desain dari kendaraan tersebut.

Diumumkan di Laman X Milik Elon Musk

Acara peluncuran taksi tanpa pengemudi milik Tesla yang diberinama Cybertaxi ini awalnya direncanakan pada tanggal 8 Agustus mendatang, yang diumumkan oleh CEO Tesla, Elon Musk, pada laman sosial media X nya diawal tahun ini, di tengah-tengah pertanyaan tentang komitmen perusahaan terhadap kendaraan listrik yang lebih terjangkau.

Mirisnya, pengumuman Robotaxi ini muncul bersamaan dengan laporan Reuters tentang rencana Tesla membatalkan kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau, yakni pada rentang harga mulai dari $25.000 (sekitar Rp402 Juta).

Rumor tersebut menguak bahwa Elon Musk mengumumkan kepada para karyawannya bahwa dirinya ingin fokus kepada kendaraan listrik otonom, alih-alih membangun model baru untuk mengincar pasar yang lebih terjangkau.

Dampak pada Pasar Saham

Pada kuartal pertama lalu, Musk menegaskan kembali kepada para investor bahwa perusahaan miliknya bukan seperti perusahaan otomotif kebanyakan, namun sebuah perusahaan AI dan robotika.

Menghadapi pertanyaan tajam dari para investor, Musk menyangkal, "Jika Anda menilai Tesla hanya sebagai perusahaan mobil... anda salah besar."

Musk sebenarnya telah memberikan lampu hijau tentang kemunculan Tesla robotaxi sejak lama. Nantinya, pemilik Tesla akan dapat memperoleh pendapatan dari mobil otonom yang mereka miliki secara pribadi dengan menggunakannya untuk menjemput dan mengantar penumpang, bahkan di dalam aplikasi Tesla sekalipun, fitur ride-hailing ini telah di preview oleh perusahaan tersebut pada April lalu.

Fokus Utama Tesla

Dengan prioritas kepada proyek Robotaxi ini, Tesla, serta penundaan lini Model 2 yang lebih terjangkau, beberapa media seperti TheVerge menyatakan bahwa hal ini dilakukan untuk mengatasi penurunan penjualan yang terjadi pada paruh pertama di tahun ini.

Dalam laporan pendapatannya April lalu, Tesla mengatakan bahwa robotaxi akan "dibuat khusus", dengan model yang dapat menyetir sendiri dan sering kali tidak memiliki kontrol tradisional seperti setir dan pedal gas layaknya mobil pada umumnya.

Dapatkan berita dan informasi terkini langsung di ponsel mu! Simak kabar terbaru pop kultur Jepang, anime, teknologi, gaming, hingga industri kreatif di kanal WhatsApp Media Formasi: Gabung Sekarang

Tentang Penulis

Media Formasi
Media FormasiPenulis di Media Formasi

Media Formasi adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]