Teknologi

HP Rilis Penerus Lini Spectre, Ditenagai AMD Ryzen AI 300

Oleh Media Formasi 3 menit baca
placeholder image

Semenjak peluncuran lini laptop Copilot+ oleh Microsoft beberapa bulan lalu, serta pengumuman CPU ARM milik Qualcomm, yakni seri Snapdragon X, nampaknya laptop Windows dari berbagai pabrikan sedang masuk kedalam masa transisi ke fase AI.

Melansir dari Engadget dan Gizmochina pada Selasa (16/07), sebagai salah satu pabrikan komputer terkemuka asal Amerika Serikat, HP pun tidak mau ketinggalan masa transisi tersebut. Dengan bantuan dari AMD, HP meluncurkan lini OmniBook Ultra 14, yang mengemas komputasi AI bertenaga dalam sasis yang tipis dan ringan.

Dibekali dengan prosesor AMD seri Ryzen AI 300, seri HP OmniBook Ultra 14 ini dirancang sebagai jembatan penghubung bagi pengguna yang ingin mencicipi komputasi AI di laptop berbais Windows mereka, tanpa adanya penghalang performa.

Mengusung SoC AMD Ryzen AI Seri 300 Terbaru

Dibekali chipset AMD Ryzen AI 300 series, OmniBook UItra 14 ini mampu menghadirkan kinerja AI hingga 55 TOPS, sedikit lebih tinggi dari 45 TOPS yang didapatkan dari NPU pada SoC milik Qualcomm, Snapdragon X Elite dan X Plus.

HP mengklaim bahwa hal ini akan mendukung berbagai fitur baru termasuk mempercepat pembuatan gambar AI, efek kamera yang lebih baik dalam panggilan video, dan lain sebagainya.

Selain unggul dalam performa komputasi AI, lini OmniBook Ultra juga dibekali GPU integrated Radeon 890M. Dengan rumor performa yang setara dengan beberapa GPU diskrit menengah, MedForians dapat memainkan berbagai gim terbaru, bahkan pada pengaturan menengah hingga tinggi di beberapa gim.

Tak hanya itu, berkat arsitektur x86 pada Ryzen AI 300 ini, MedForians tidak akan mengalami masalah kompatibilitas aplikasi seperti yang Anda alami pada PC Copilot+ berbasis Arm yang ada saat ini, seperti ketika bermain gim yang menggunakan sistem anti-cheat.

Untuk membantu memperluas kemampuan AI OmniBook UItra, HP juga menciptakan aplikasi AI Companion-nya sendiri, yang mencakup sistem Wolf Security milik perusahaan, versi yang lebih baik dari alat pengoptimalan kinerja Smart Sense, dukungan untuk Windows Studio Effects dan Poly Camera Pro, dan banyak lagi.

Pihak HP juga memastikan bahwa laptop ini juga akan mendapatkan pembaruan gratis yang akan membuka semua fitur AI Windows 11 saat ini seperti Image Creator dan transkripsi secara real-time. Namun, sejauh ini belum ada jadwal resmi kapan pembaruan tersebut akan tersedia.

Menggunakan Bahasa Desain yang Familier

Bagi beberapa MedForians, pasti tak asing dengan tampilan dari OmniBook Ultra ini. Karena tidak seperti OmniBook X yang dibuat menggunakan sasis baru, pada seri OmniBook Ultra ini HP menggunakan kembali rangka dari salah satu laptop ikonik mereka, Spectre, lengkap dengan sudut-sudut khasnya.

Untuk urusan koneksiOmniBook Ultra dibekali dua port Thunderbolt 4 (pertama kali disematkan dalam lini laptop HP bertenaga AMD), satu slot USB Type-A dan jack audio 3,5mm.

Meskipun ukurannya yang mungil, dengan layar 14 inci, OmniBook Ultra memiliki baterai 68 Wh (dibandingkan 59 Wh untuk seri OmniBook X), yang berefek ke dimensinya yang sedikit lebih besar dengan berat 1,58 kg dan tebal 1,61 cm.

Belum ada informasi lebih lanjut dari ketahanan baterai pada laptop berbasis chip AMD terbaru ini, meskipun HP mengklaim ketahanan hingga sekitar 13 jam di aplikasi benchmark Mobile Mark dan pemutaran video terus menerus hingga 21 jam.

Seri HP Omnibook Ultra dijadwalkan akan mulai dijual pada bulan Agustus mendatang di Amerika Serikat dengan banderol harga mulai dari $1.450 (sekitar Rp23,34 Juta).

Tentang Penulis

Media Formasi
Media FormasiPenulis di Media Formasi

Media Formasi adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]