Bandai Namco Filmworks pada Kamis (25/7) kemarin, mengungkapkan video promosi baru, visual utama, dan tanggal rilis yaitu 17 Oktober 2024 di event Comic-Con, San Diego, untuk film animasi Mobile Suit Gundam: Requiem for Vengeance.
Dilansir melalui ANN dan Crunchyroll, Mobile Suit Gundam: Requiem for Vengeance enam episode berdurasi 30 menit ini akan streaming eksklusif secara global di Netflix. Ceritanya berfokus pada front Eropa selama Perang Satu Tahun yang dipopulerkan oleh anime Gundam pertama.
Ceritanya berpusat pada Iria Sorari, dan mechanya, termasuk mobile suit Zeon Zaku II dan mobile suit Federasi Gundam.
Para staf SUNRISE dan SAFE HOUSE memproduksi animasinya bersama, dengan memakai Unreal Engine 5 dari Epic Games.
Gavin Hignight (pernah terlibat pada Tekken: Bloodline, Transformers: Cyberverse, Star Wars: Resistance, dan gim Marvel's Spider-Man) menulis naskahnya.
Artist Jerman, Erasmus Brosdau (pernah terlibat pada Origin Zero, The Lord Inquisitor: Seed of Ambition, dan gim Warhammer 40.000) mengarahkan proyek tersebut.
Naohiro Ogata (pernah terlibat pada Mobile Suit Gundam: The Witch From Mercury, dan Mobile Suit Gundam Thunderbolt).
Hignight bertindak sebagai produser eksekutif dan Hiroaki Yura sebagai produser.
Manuel Augusto Dischinger Moura adalah desainer karakter utama, dan Kimitoshi Yamane (pernah terlibat pada Cowboy Bebop, Escaflowne, dan beberapa proyek Gundam) menjadi supervisor desain mekanis.
Wilbert Roget II (pernah terlibat pada Mortal Kombat 11, Call of Duty: WWII, Lara Croft dan gim Temple of Osiris) menggubah musiknya.
Aktris Australia Celia Massingham (pernah terlibat pada DC's Legends of Tomorrow dan Ladies in Black) mengisi suara karakter utama dan melakukan pengambilan gerak untuk animasi.
Berdasarkan diskusi Panel dari event Comic-Con di San Diego juga mengungkap kolaborasi antara Mobile Suit Gundam: Requiem for Vengeance dan gim FORTNITE.
Kolaborasi ini masih dalam tahap awal pengembangan. Ini akan didasarkan pada aturan Team Deathmatch, dan player dapat mengemudikan mobile suit dan menggunakan senjata seperti beam rifle.
Melalui situs web Gundam Requiem, Bandai Namco Entertainment America dan Look North World akan berkolaborasi untuk menghadirkan Unreal Editor for Fortnite (UEFN) milik Requiem for Vengeance ke FORTNITE.
Hal itu untuk merayakan perilisan film Mobile Suit Gundam: Requiem for Vengeance di Netflix pada 17 Oktober 2024.
Bersamaan dengan perilisan key art, kemunculan Gundam EX dan mobile suit baru, ZAKU Ⅱ (Unidentified Type), juga terungkap.
Player akan dibagi menjadi tentara Zeon dan Federasi, bersaing untuk mendapatkan pembunuhan terbanyak sambil mengumpulkan poin yang diperlukan untuk mengaktifkan mobile suit mereka.
Setelah memiliki cukup poin, mereka dapat mengaktifkan mobile suit, dan dapat menikmati dunia Requiem for Revenge sambil menunjukkan kekuatan dan mengincar kemenangan untuk tim masing-masing.
Gim ini dijadwalkan akan dirilis mendekati perilisan film dan lebih dari 300 juta pemain Fortnite di seluruh dunia akan dapat memainkannya secara gratis.
Tidak hanya kolaborasi dengan FORTNITE, ZAKU Ⅱ (Unidentified Type), dengan pilot karakter utama, Solari, juga akan tersedia sebagai action figure dari GUNDAM UNIVERSE.
GUNDAM UNIVERSE ZAKU Ⅱ (Unidentified Type) Solari akan dijual melalui situs web TAMASHII NATIONS.
Sebagai lanjutan dari GUNDAM UNIVERSE: GUNDAM EX, model ini dibuatkan detail karakteristiknya.
Muncul dengan Heat Hawk, Zaku Machine Gun, dan Shield yang memungkinkan mereka ulang adegan dari film.
Link website TAMASHII NATIONS untuk pre-order:
Baca juga: GUNDAM UNIVERSE ZAKUⅡ(Unidentified Type) Solari | 魂ウェブ
Nama action figure: GUNDAM UNIVERSE ZAKU Ⅱ (Unidentified Type) Solari
Jadwal rilis: Desember 2024
Harga: 4,950 yen (termasuk pajak)
Sinopsis Mobile Suit Gundam: Requiem for Vengeance
Pada tahun Universal Century 0079, keadaan perang dimulai ketika Principality of Zeon mendeklarasikan kemerdekaannya dari pemerintah Federasi Bumi.
Pada tahap awal perang, pasukan Zeon mempertahankan keunggulan berkat efektivitas senjata baru mereka, mobile suit. Namun, mereka tidak memiliki kekuatan tempur untuk sepenuhnya menaklukkan Bumi, dan perang pun menemui jalan buntu.
Setelah 11 bulan pecahnya perang, sebuah pangkalan di Eropa Timur yang diduduki Zeon direbut oleh Pasukan Federasi.
Sebuah batalion gabungan Zeon dikirim untuk merebut kembali pangkalan tersebut, dan di antara anggotanya adalah Solari dan Red Wolf Squadron, sebuah tim mobile suit yang baru saja tiba dari luar angkasa.




