Dalam era yang rentan terhadap peretasan data ini, salah satu langkah yang dapat mencegah tersebut ialah memprioritaskan keamanan data.
Setelah berita peretasan web PDNS yang melumpuhkan berbagai tenant pada Juni lalu, masyarakat semakin menyadari pentingnya data-data mereka, terlebih yang disimpan di internet.
Sebagai salah satu penyedia layanan di internet yang mencakup skala global, Google resmi memperluas layanan Dark Web Monitoring miliknya.
Melansir dari laman GizmoChina pada Sabtu (13/7) lalu, layanan Dark Web Monitoring yang sebelumnya hanya tersedia bagi MedForians yang berlangganan Google One ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam semua akun Google tanpa terkecuali mulai akhir Juli 2024 mendatang.
Uniknya, pengumuman ini muncul tak lama setelah Google menghapus layanan VPN dalam bundling langganan Google One tersebut.
Apakah Fitur Dark Web Monitoring Itu?
Dark Web mengacu pada jaringan online terenkripsi yang sulit diakses dengan mesin pencari tradisional. Jaringan ini terkadang digunakan untuk aktivitas ilegal, dan juga dapat berisi informasi pribadi yang bocor akibat pembobolan data.
Fitur Dark Web Monitoring ini dapat memindai sudut-sudut tersembunyi di internet untuk mencari informasi pribadi Anda, seperti nama, alamat, alamat email, dan nomor telepon.
Jika ditemukan kecocokan, Google akan memberi tahu Anda dan menyarankan langkah-langkah yang harus diambil, seperti mengubah kata sandi atau melaporkan kartu kredit yang dicuri.
Menjadi Fitur Andalan dari Layanan Google One
Sebelumnya, fitur Dark Web Monitoring hanya dapat diakses oleh pengguna yang berlangganan Google One. Layanan berbayar ini menawarkan fitur tambahan seperti peningkatan penyimpanan cloud dan berbagi keluarga. Sekarang, fungsi inti dari pemantauan web gelap akan tersedia untuk semua pemegang Akun Google secara gratis.
Pengguna akan dapat melihat perubahan tersebut dalam tab "Hasil tentang Anda" di aplikasi Google One mulai bulan Juli 2024. "Hasil tentang Anda" memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi dan meminta penghapusan informasi pribadi Anda dari hasil pencarian publik.
Fitur Dark Web Monitoring milik Google melengkapi hal ini dengan memindai sudut-sudut gelap internet untuk mencari kebocoran yang mungkin tidak terlihat.
Privasi Pengguna yang Lebih Baik di Era Pelanggaran Data
Meningkatnya fokus pada Pemantauan Web Gelap mencerminkan meningkatnya kekhawatiran seputar pelanggaran data. Dengan layanan dan produk online yang sering menjadi korban serangan siber, memiliki cara untuk melacak informasi pribadi Anda dapat menjadi langkah keamanan yang berharga.
Dengan menawarkan Dark Web Monitoring secara gratis, Google mengambil langkah untuk memberdayakan pengguna agar dapat melindungi diri mereka sendiri di era digital.



.jpg&w=3840&q=75)
.jpg&w=3840&q=75)