Teknologi

Beberapa Prosesor Intel Generasi 13 dan 14 Bermasalah, Apa Penyebabnya?

Oleh Media Formasi 2 menit baca
placeholder image

Pada beberapa minggu terakhir, sejumlah pengguna yang menggunakan prosesor Intel, tepatnya untuk seri Core i9-13900K dan 14900K mengeluhkan adanya penurunan performa pada prosesor mereka.

Melansir dari ZDnet Korea, isu ini bermula dari pemain Tekken 8 yang mengeluhkan gim mereka tiba-tiba crash ketika sedang bermain. Hal ini menyebabkan munculnya pesan error "Not enough video memory."

Pesan ini bahkan tetap muncul walaupun spesifikasi perangkat PC mereka sudah mumpuni dan memenuhi persyaratan dengan untuk memainkan gim tersebut.

Baca juga: Samsung Galaxy C55 Resmi Dirilis di Tiongkok, Begini Spesifikasinya!

Sayangnya, Processor Ini Juga Bermasalah di Gim Lain

Selain itu, muncul beberapa kasus serupa di game lain seperti The Finals, Battlefield 2042, Remnant 2, Palworld, Horizon series, Overwatch 2, dan The Lies of P, yang merupakan gim berbasis Unreal Engine.

Masalah serupa dikeluhkan oleh kanal YouTube ErockonTech, ketika membuka beberapa program bersamaan seperti Davinci Resolve dan Forza Motorsport. Menurutnya, masalah terjadi hanya saat dijalankan di latar belakang, namun ketika program tersebut diluncurkan, dirinya tidak menjumpai adanya stutter.

Baca juga: Bloodline: The Last Royal Vampire Resmi Dirilis oleh Crunchyroll Games: Game JRPG Retro Terbaru yang Dinantikan

Perusahaan yang memproduksi kartu grafis (GPU) konsumer, NVIDIA, juga menyertakan himbauan di dalam pembaruan driver mereka yang menyarankan agar pengguna menurunkan sedikit kecepatan CPU mereka, baik melalui BIOS maupun aplikasi Intel XTU, dan tidak melakukan overclock sama sekali.

Sebelumnya, Intel sudah mengalami beberapa masalah penurunan performa di beberapa tipe prosesor mereka. Biasanya, ini terjadi karena kesalahan pada proses manufaktur atau patch untuk menutup celah exploit, seperti Spectre yang sempat menghebohkan komunitas IT beberapa tahun lalu.

Pengaturan Batas CPU yang Terlampau Tinggi

Dilansir laman XDA, vendor motherboard ASUS telah memberikan pembaruan BIOS untuk mencegah CPU memakan arus daya melebihi yang disarankan. Pada beberapa lini motherboard, bahkan dapat mencapai 4096W, jauh melebihi batasan 253W yang dianjurkan oleh pabrikan Intel.

Dengan pembaruan BIOS ini, pengguna dapat memilih menu bernama "Intel Fail Safe", yang membatasi CPU pada kisaran arus yang ditentukan oleh pabrikan, serta diharapkan dapat mencegah kasus stutter dan galat ketika menggunakan aplikasi dan gim.

Imbas dari error yang mengganggu kesenangan bermain ini menyebabkan sebagian pengguna melakukan refund atas pembelian CPU Intel seri Core i9 14900K tersebut.

Tentang Penulis

Media Formasi
Media FormasiPenulis di Media Formasi

Media Formasi adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]