Teknologi

Salip Amerika dan China, Uni Emirat Arab Berhasil Luncurkan Pesawat Antariksa ke Mars

Oleh Wahyu Soetisna 1 menit baca
placeholder image

Uni Emirat Arab dikabarkan telah berhasil meluncurkan pesawat antariksa Al-Amal atau Hope pada hari Minggu (19/7) kemarin dengan tujuan Planet Mars.

Keberhasilan peluncuran pesawat antariksa tersebut sekaligus menandai langkah baru perjalanan antariksa oleh negara-negara Arab.

Peluncuran pesawat antariksa ini pun juga mendahului misi Amerika Serikat dan China yang berencana akan meluncurkan pesawat antariksa mereka ke planet merah tersebut.

Dilansir dari CNN Indonesia, pesawat antariksa Al-Amal ini diluncurkan melalui Tanegashima Space Center di Jepang setelah tertunda sejak minggu lalu akibat cuaca buruk. Adapun roket yang digunakan adalah Mitsubishi H-IIA milik perusahaan Mitsubishi.

Diperkirakan pesawat antariksa itu akan sampai ke Planet Mars pada Februari 2021. Al-Amal sendiri akan mengorbit planet Mars dan mengumpulkan data atmosfer planet tersebut selama 1 tahun atau setara dengan 687 hari di Bumi.

“Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi baagian dari upaya global untuk menjelajahi ruang angkasa yang dalam. Hope Probe adalah puncak dari setiap langkah yang diambil manusia sepanjang sejarah untuk menjelajahi kedalaman ruang angkasa yang tidak diketahui,” tulis akun Twitter resmi Hope Mars Mission.

Moments that make history… The Emirates Mars Mission team participates in the first Arabic countdown from Japan… The countdown that ushers a new era for Arab space exploration. #HopeMarsMission #HopeProbe pic.twitter.com/PaKk75e5F9

— Hope Mars Mission (@HopeMarsMission) July 19, 2020

Amerika Serikat dan China sendiri juga akan meluncurkan misi Mars mereka melalui misi Perseverance Rover NASA dan Tianwen 1. Keduanya direncanakan akan meluncur pada akhir Juli dan awal Agustus, meskipun tanggal pastinya belum ditentukan.

Ketiganya akan meluncurkan wahana antariksa mereka pada musim panas ini dimana posisi Bumi dan Mars saling berdekatan. Hal inilah yang membuat perjalanan akan lebih pendek. Adapun posisi optimal ini hanya terjadi setiap 26 bulan sekali.

Tentang Penulis

Wahyu Soetisna
Wahyu SoetisnaPenulis di Media Formasi

Wahyu Soetisna adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]