Pop Kultur

Penayangan Assault Lily Bouquet Diundur hingga Oktober Mendatang!

Oleh Wahyu Soetisna 2 menit baca
placeholder image

Situs resmi untuk serial anime Assault Lily Bouquet telah mengumumkan pada Kamis (28/5) kemarin bahwa mereka telah menunda penayangan anime tersebut dan baru akan tayang perdana pada bulan Oktober 2020 mendatang.

Penundaan penayangan anime ini disebabkan oleh pandemi Virus Corona COVID-19 yang melanda Jepang.

【放送延期のお知らせ】
TVアニメ「アサルトリリィ BOUQUET」につきまして、新型コロナウイルス感染症による現在の情勢を鑑み、放送開始時期を10月に延期させて頂くこととなりました。楽しみにお待ち頂いております皆様にはご迷惑をおかけすることとなり申し訳ございません。https://t.co/3U77gfoBBI

— アサルトリリィ公式 (@assaultlily_pj) May 28, 2020

Dilansir dari Anime News Network dan Crunchyroll, mereka juga meminta maaf akibat penundaan tersebut.

“Terima kasih banyak atas dukungan anda yang berkelanjutan untuk Assault Lily. Anime TV “Assault Lily Bouquet” dijadwalkan untuk mulai disiarkan pada Juli 2020, tetapi mengingat situasi saat ini yang disebabkan oleh infeksi Virus Corona COVID-19 dan untuk keselamatan staf proyek dan pemeran, kami telah memutuskan untuk menunda pemutaran perdananya hingga Oktober 2020. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada anda yang telah menunggu anime. Terima kasih atas pengertian anda,” tulis pihak staf melalui pernyataan resmi.

Assault Lily Project sendiri merupakan franchise campuran media berdasarkan tokoh boneka aksi berskala 1/12 yang disusun oleh pembuat boneka Azone International dan organisasi kreatif Acus pada 2013.

Tagline di situs resmi anime tersebut berbunyi “sebuah ritme kelopak menari di garis depan”. Tema proyek tersebut berpusat di sekitar pertempuran antar gadis-gadis cantik dengan senjata.

Adapun sinopsis dari Assault Lily Bouquet sendiri adalah sebagai berikut:

Sinopsis

Di Bumi dalam waktu dekat, umat manusia menghadapi kehancuran segera dari makhluk raksasa misterius yang dikenal sebagai “Huge.” Seluruh dunia bersatu melawan Huge, dan berhasil mengembangkan persenjataan yang dikenal sebagai “CHARM” (Counter Huge Arms) dengan menggabungkan ilmu pengetahuan dan sihir.

CHARM menunjukkan tingkat sinkronisasi yang tinggi dengan gadis-gadis remaja, dan gadis-gadis yang menggunakan CHARM dipandang sebagai pahlawan yang disebut “Lili.”

Di seluruh dunia, akademi militer “Garden” didirikan untuk melatih Lili menghadapi Huge dan menjadi pangkalan untuk melindungi dan membimbing orang. Ini adalah kisah tentang gadis-gadis yang sedang berkelahi yang bertujuan menjadi bunga bakung di salah satu taman tersebut.

Shouji Saeki (Medaka Box) menjadi sutradara anime melalui studio SHAFT dengan Mieko Hosoi (Grimgar Ashes and Illusions) sebagai desain karakter.

Adapun staf lainnya terdiri atas Keita Nagahara sebagai asisten sutradara, Kazuya Shiotsuki (Gourmet Girl Graffiti) sebagai desain sub-karakter, dan Souta Suwa (Sakura Quest) sebagai sutradara animasi.

Tentang Penulis

Wahyu Soetisna
Wahyu SoetisnaPenulis di Media Formasi

Wahyu Soetisna adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]