Teknologi

Ekspor ke Korsel Dibatasi, #BoycottJapan Jadi Trending Topic

Oleh Rafli Ramadhan 1 menit baca
placeholder image

Hai MedForians!

Sepertinya netizen tidak suka dengan pembatasan ekspor Jepang ke Korea!

Batasan Ekspor Teknologi Tinggi

4 juli 2019, Jepang memberlakukan pembatasan ekspor produk teknologi tinggi ke pasar Korea Selatan, termasuk tiga bahan penting untuk developing produksi semikonduktor dan layar smartphone.

Padahal, Jepang menguasai sebagian besar pasaran dunia atas bahan, fluorinated polymides, hydrogen fluoride, dan photoresist.

Pelaku industry teknologi korsel seperti Samsung, LG Display, dan SK Hynix pun terancam kesulitan bahan baku atas tragedi ini.

Tindakan Jepang ini disambut gelombang protes oleh para warga korsel yang menyerukan boikot terhadap produk-produk asal Jepang tersebut.

Hashtag #BoycottJapan menjadi trending di media sosial di kalangan netizen korsel. Di instgram, lebih dari 2.400 posting public dengan hashtag tersebut dan mulai beresar semenjak pembatasan ekspor diberlakukan pada 4 Juli.

Beberapa posting menggunakan simbol lingkaran merah di bendera Jepang sebagai huruf “O” untuk kata “No”.

Sebagian warga korsel dilaporkan membatalkan rencana perjalanan ke sejumlah destinasi populer seperti Tokyo dan Osak. Netizen korsel juga menyubang 13 persen dari belanja turis di Jepang pada 2018.

Produk-produk konsumen dan peritel Jepang juga menjadi sasaran. Di antara warganet korsel beredar dag daftar alternative merek lokal untuk aneka barang dari Jepang.

Misalnya Uniqlo, produk kecantikan Shiseido Co hingga bur Asahi.

Bagaimana MedForians? Yuk jangan lupa berikan tanggapannya!

Tentang Penulis

Rafli Ramadhan
Rafli RamadhanPenulis di Media Formasi

Rafli Ramadhan adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]