Pop Kultur

Bertambah, Insiden Dibakarnya Kyoto Animation Renggut 34 Orang

Oleh Visio 1 menit baca
placeholder image

Hai, MedForians.

Berita terbaru hadir seputar insiden dibakarnya gedung utama Kyoto Animation. Setelah sebelumnya 33 orang dinyatakan meninggal dunia, kali ini korban jiwa bertambah.

Dilansir dari NHK, Sabtu (20/7), laporan kepolisian Kyoto mengungkapkan bahwa satu orang korban luka bakar serius berjenis kelamin pria yang dirawat di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia Jumat (19/7) kemarin malam. Total korban tewas hingga berita ini diturunkan menjadi 34 orang.

Sebelumnya, korban meninggal dunia akibat insiden ini adalah 33 orang. Mayoritas korban berusia antara 20an-30an, dengan rincian sebagai berikut:
15 orang di usia 20-an, 11 orang di usia 30-an, 6 orang di usia 40-an, dan 1 orang di usia 60-an.

Insiden pembakaran studio Kyoto Animation terjadi pada Kamis (18/7/2019) dan menjadi kasus pembunuhan massal terburuk di Jepang dalam 18 tahun terakhir, terutama di era Reiwa ataupun Heisei.

Pelaku pembakaran yang diiketahui bernama Shinji Aoba (41 tahun) sedang menjalani perawatan rumah sakit akibat luka bakar serius. Ia sendiri diduga menuangkan dua kaleng berisi bensin berukuran total 40 liter sembari meneriakkan “Mati Kau!”.

Belum diketahui motif sebenarnya dari pelaku. Namun, pelaku sendiri pernah memiliki jejak kriminal lain di tahun 2012 karena kasus perampokan mini market.

Terakhir, insiden serupa terjadi pada 2001 silam. Ketika itu, sebuah insiden kebakaran yang diduga dilakukan secara sengaja di Tokyo telah menewaskan hingga 44 orang.

Tentang Penulis

Visio
VisioPenulis di Media Formasi

Visio adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]