Teknologi

Sayonara, Path.

Oleh Ilham Purnama Sadik 1 menit baca
placeholder image

Hai MedForians!

Kabar sedih datang dari media sosial Path. Media sosial yang sempat populer di Indonesia itu mengumumkan akan menutup layanan mereka di Aplikasinya.

Disadur Media Formasi dari CNN Indonesia, Path mengunggah sebuah postingan bertajuk “The Last Goodbye” atau “Selamat Tinggal yang Terakhir”. Dalam unggahan tersebut, nampak gambar ikon-ikon Path yang berdiri berjajar disertai tulisan selamat tinggal. Unggahan tersebut disertai dengan ucapan penyesalan terhadap pengguna Path bahwa mereka akan menutup layanan itu dalam waktu dekat. Mereka juga menghimbau pengguna untuk mengunjungi situs mereka agar mendapat informasi lebih detai untuk melakukan pengembalian data dan dana.


Sebuah cuitan di Twitter mengenai Penutupan Path (Sumber : Twitter/sidhanty)

Pengumuman itu membuat warganet yang sempat menggunakan Path merasa sedih dan mereka mengungkap kenangan mereka bersama Path. Ada juga yang kaget atas pengumuman tersebut.

Sebagai informasi, Path diluncurkan pada tahun 2010 di San Francisco, Amerika Serikat oleh Dave Morin, Shawn Fanning dan Dustin Mierau.

Path awalnya dibuat sebagai jejaring sosial pribadi. Karena di awal kemunculannya, Path membatasi jumlah orang yang bisa terkoneksi hanya 150 orang saja.

Pamor Path kian meredup karena sebagian warganet di Indonesia beralih ke platform jejaring sosial lainnya seperti Instagram.

Tentang Penulis

Ilham Purnama Sadik
Ilham Purnama SadikPenulis di Media Formasi

Ilham Purnama Sadik adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]